BEKASI — Komando Inti (KOTI) Mahatidana Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi kembali menggelar rapat bulanan yang dirangkaikan dengan kegiatan santunan anak yatim di Aula Kantor Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat ini berfokus pada tiga agenda utama, yakni konsolidasi organisasi, penyampaian arahan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi H. Apuk Idris, serta sosialisasi program Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila mengenai Aplikasi JAM Street (Just A Move).

Mewakili Komandan KOTI (Dankoti) Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi, Hasan Basri (Agiliano), Komandan Detasemen Markas (Dandenma) KOTI Mahatidana Kabupaten Bekasi, Moral Arziko, menyampaikan bahwa agenda rutin ini penting untuk menjaga roda organisasi tetap berjalan optimal.

“Agenda rapat bulanan kali ini seperti biasa, kita melakukan santunan anak yatim dan beberapa pembahasan penting. Salah satunya adalah konsolidasi organisasi, pemaparan arahan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab. Bekasi, serta sosialisasi program MPN yaitu Aplikasi JAM Street,” ujar Moral usai acara.

Moral menjelaskan, konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat soliditas, membangun jiwa korsa, kedisiplinan, serta menjaga loyalitas tegak lurus kepada komando organisasi, baik kepada Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi maupun kepemimpinan Komandan KOTI.

Langkah konkret yang dilakukan meliputi pembenahan dan penataan ulang struktur kepengurusan KOTI Mahatidana dari tingkat MPC hingga Pimpinan Anak Cabang (PAC).

“Langkah ini untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan keterampilan seluruh anggota dalam menghadapi berbagai agenda, baik pengamanan maupun bakti sosial kemasyarakatan,” tambahnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut instruksi MPN Pemuda Pancasila terkait transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi, KOTI Mahatidana mengintegrasikan sosialisasi aplikasi JAM Street dalam konsolidasi tersebut.

“Aplikasi JAM Street (Just A Move) merupakan karya anak bangsa yang digagas oleh Pemuda Pancasila sebagai wujud transformasi organisasi dari jalanan menuju dunia digital. Aplikasi ini dirancang untuk mendorong kemandirian teknologi dan ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong,” terang Moral.

Ia menegaskan bahwa rapat bulanan ini bukan sekadar seremonial, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga kehormatan, marwah, dan eksistensi organisasi. Dengan mengusung semboyan “Sekali Layar Terkembang, Surut Kita Berpantang”, KOTI Mahatidana Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian dari solusi bagi masyarakat serta menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *