Sukatani — Informasi mengenai dugaan tidak tersedianya air bersih selama empat hari di ruang tahanan Polsek Sukatani, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian. Berdasarkan keterangan salah satu warga yang mengaku mengunjungi tahanan, puluhan tahanan disebut diduga tidak mandi selama empat hari dan kondisi ruang tahanan dilaporkan berbau kotoran.
Perlu ditegaskan, informasi tersebut masih sebatas dugaan berdasarkan keterangan warga dan belum terverifikasi secara independen. Belum ada konfirmasi resmi dari pihak Polsek Sukatani maupun Polres Metro Bekasi mengenai kebenaran informasi tersebut.
Meski demikian, informasi ini perlu segera ditindaklanjuti melalui pemeriksaan langsung guna memastikan kondisi faktual di ruang tahanan, terutama terkait ketersediaan air bersih, kebersihan toilet, dan kelayakan fasilitas sanitasi.
Atas dasar itu, Kapolres Metro Bekasi diharapkan segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Polsek Sukatani untuk memeriksa kondisi ruang tahanan sekaligus meminta penjelasan dari petugas yang bertanggung jawab.
Apabila dugaan tersebut terbukti benar, langkah penanganan segera diperlukan untuk memastikan kebutuhan dasar tahanan terpenuhi dan kondisi sanitasi tidak membahayakan kesehatan mereka.
Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan, termasuk bagi orang-orang yang sedang menjalani proses hukum di dalam tahanan.
Pihak Polsek Sukatani juga diharapkan memberikan klarifikasi mengenai dugaan terhentinya pasokan air bersih, penyebab yang melatarbelakanginya, serta langkah yang telah dilakukan untuk mengatasi persoalan tersebut.
Keterangan resmi masih diperlukan. Sampai ada hasil pemeriksaan atau pernyataan dari pihak berwenang, informasi mengenai puluhan tahanan yang diduga tidak mandi selama empat hari dan kondisi ruang tahanan yang berbau kotoran tidak dapat dinyatakan sebagai fakta yang telah terkonfirmasi.
Publik berharap pengawasan dan klarifikasi segera dilakukan agar persoalan ini menjadi terang serta hak-hak dasar para tahanan tetap terlindungi. (her)
