BEKASI — PSSI Kabupaten Bekasi sukses menggelar babak Final Piala Soeratin U13 dan U15 Tahun 2026 di Stadion Garudayaksa Academy, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Selasa (11/7/2026).
Pada laga puncak kategori U13, SSB BSG Citra tampil mendominasi usai menumbangkan Putra Utama dengan skor telak 5-0. Sementara di kategori U15, SSB Tunas Muda B’ger berhasil mengamankan gelar juara setelah mengandaskan perlawanan Persipo Cikarang United dengan skor 2-0.
Ketua PSSI Kabupaten Bekasi sekaligus Direktur Kompetensi Usia Muda PSSI Jawa Barat, H. Hamun Sutisna, menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para pemenang yang telah berjuang sepanjang turnamen.
Sosok yang akrab disapa H. Amung tersebut mengungkapkan bahwa Kabupaten Bekasi akan mengirimkan lima perwakilan SSB untuk berlaga di tingkat Provinsi Jawa Barat, yang terdiri dari empat tim U13 dan satu tim U15.
“Empat SSB dari U13 merupakan peringkat satu sampai empat pada kompetisi kali ini, yaitu SSB BSG Citra, Putra Utama, Citra Muda, dan Pratama Tambelang. Sedangkan untuk kategori U15, perwakilan Kabupaten Bekasi hanya diwakili oleh sang juara hari ini, yaitu Tunas Muda B’ger,” ujar H. Amung.
Ia berharap rampungnya gelaran Piala Soeratin U13 dan U15 ini dapat melahirkan talenta-talenta muda potensial yang kelak mampu berkiprah di tingkat nasional maupun internasional serta mengharumkan nama Kabupaten Bekasi.
Dalam kesempatan yang sama, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Kabupaten Bekasi, Saeful Islam, menegaskan bahwa kejuaraan ini merupakan agenda rutin pembinaan berjenjang mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
“Hasil dari final ini akan menjadi wakil Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi. Mudah-mudahan mereka bisa mengukir prestasi yang membanggakan,” tutur Saeful.
Saeful juga menyoroti peran penting para orang tua murid di tengah keterbatasan anggaran daerah saat ini. Menurutnya, penyesuaian efisiensi anggaran dari pemerintah daerah tidak menyurutkan semangat PSSI Kabupaten Bekasi untuk terus menjalankan pembinaan usia dini.
“Dukungan pemerintah daerah memang belum maksimal akibat kondisi efisiensi anggaran. Namun, hal ini tidak menyurutkan langkah kami dalam melakukan pembinaan. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan luar biasa dari para orang tua murid selama ini,” pungkasnya. (***)
