Sukatani — Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Banjarsari, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, resmi menetapkan tiga bakal calon menjadi calon kepala desa. Penetapan tersebut dilanjutkan dengan pengundian nomor urut serta penandatanganan fakta integritas Pilkades damai.

Tiga calon kepala desa tersebut selanjutnya akan bertarung dalam Pilkades Banjarsari yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026.

Ketua Panitia Pilkades Banjarsari, Nimin Muslim, mengatakan agenda penetapan calon menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkades.

“Hari ini selain membacakan penetapan bakal calon menjadi calon kepala desa, juga langsung dilaksanakan pengocokan nomor urut calon serta penandatanganan fakta integritas Pilkades damai,” ujar Nimin.

Berdasarkan hasil pengundian nomor urut, Oman Suparnan memperoleh nomor urut 1, Sanan nomor urut 2, dan Abdurrohimudin nomor urut 3.

Dengan telah ditetapkannya nomor urut tersebut, ketiga calon secara resmi akan mengikuti seluruh tahapan Pilkades hingga pelaksanaan pemungutan suara.

Sementara itu, untuk Daftar Pemilih Sementara (DPS), jumlah pemilih saat ini diperkirakan mencapai sekitar 7.600 pemilih. Panitia juga memperkirakan akan tersedia sekitar 18 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Namun demikian, jumlah pemilih maupun jumlah TPS masih dapat mengalami penyesuaian berdasarkan hasil penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada tahapan selanjutnya.

Nimin berharap seluruh tahapan Pilkades Banjarsari dapat berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Ia juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab sesuai pilihan masing-masing.

“Kami berharap Pilkades ini bisa berjalan secara aman dan kondusif. Gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya sesuai pilihan masing-masing secara demokratis,” pungkasnya.

Dengan penetapan tiga calon dan nomor urut tersebut, Pilkades Banjarsari kini memasuki tahapan selanjutnya menuju pemungutan suara pada 20 September 2026. Panitia berharap seluruh calon, tim pendukung dan masyarakat bersama-sama menjaga kondusivitas demi terwujudnya Pilkades yang aman, damai dan demokratis. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *